BERITA

Detail Berita

Lomba Best Practice tingkat Nasional bagi kepala sekolah, pengawas dan widyaiswara tahun 2019

Minggu, 31 Maret 2019 | 09:30 WIB

Setiap tahun pemerintah melalui Kemendikbud subdit kesejahteraan, penghargaan dan perlindungan guru (Kesharlindung) melaksanakan lomba Best Practice tingkat nasional bagi kepala sekolah, pengawas dan widyaiswara. Penilaian lomba Best Practice Nasional untuk kepala sekolah, pengawas dan widyaiswara meliputi empat tahap, yaitu seleksi administratif, uji similiaritas, penilaian substansi dan penilaian presentasi. Seleksi administratif meliputi pengisian biodata secara online, mengunggah karya dalam program word, serta mengunggah video dalam durasi 3 menit yang terkait konten best practice dan testimoni dari pengawas sekolah, komite sekolah, guru dan siswa.

Setiap sekolah pasti memiliki berbagai macam pengalaman keberhasilan dalam mengatasi berbagai masalah. Namun kebanyakan mengalami kelemahan dalam pendokumentasian. Pengalaman terbaik itu perlu dituangkan dalam karya best practices. Best practices digunakan untuk mendeskripsikan atau menguraikan pengalaman terbaik dari keberhasilan seseorang atau kelompok dalam melaksanakan tugas, termasuk dalam mengatasi berbagai masalah dalam melaksanakan tugasnya. Best practices kepala sekolah meliputi kompetensi manajerial, supervisi dan kewirausahaan. Berbagai pengalaman terbaik kepala sekolah dapat ditulis menjadi sebuah karya yang dapat menginspirasi sekolah yang lain. Banyak manfaat yang dapat diperoleh melalui kegiatan ini. Pengalaman terbaik yang dilakukan oleh kepala sekolah, pengawas dan widyaiswara dari berbagai penjuru tanah air dapat disebarluaskan dalam bentuk buku best practices series yang dikemas dalam tulisan ilmiah populer agar dapat menjadi model sekolah lain sehingga dapat mempercepat peningkatan mutu pendidikan nasional.